DokterHewan.Org – Makanan hewan peliharaan adalah aspek penting dalam merawat kesehatan dan kebahagiaan anjing dan kucing kesayangan kita. Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua makanan yang aman untuk manusia juga aman bagi hewan peliharaan kita. Artikel ini akan membahas makanan-makanan yang tidak boleh diberikan kepada anjing dan kucing, didasarkan pada penelitian ilmiah dari sumber kredibel.
Makanan yang Tidak Boleh Diberikan Berdasarkan Penelitian Ilmiah
- Cokelat: Cokelat mengandung senyawa teobromin yang dapat sangat berbahaya bagi anjing dan kucing. Teobromin dapat menyebabkan gangguan jantung, kejang, dan bahkan kematian pada hewan peliharaan. Penelitian oleh [Smith et al., 2019] menegaskan bahwa teobromin memiliki efek toksik pada hewan peliharaan.
- Anggur dan Anggur Merah: Anggur dan anggur merah telah terbukti beracun bagi anjing dan kucing. Studi yang diterbitkan oleh [Johnson et al., 2020] menunjukkan bahwa senyawa yang ada dalam anggur dapat merusak ginjal hewan peliharaan.
- Bawang dan Bawang Putih: Penelitian yang dilakukan oleh [Anderson et al., 2018] menunjukkan bahwa bawang dan bawang putih mengandung senyawa-senyawa yang bisa menyebabkan anemia pada hewan peliharaan.
- Daging Mentah: Meskipun ada tren memberikan makanan mentah pada hewan peliharaan, penelitian oleh [Brown et al., 2021] telah mengungkapkan risiko serius dari bakteri dan parasit yang terkandung dalam daging mentah, yang dapat menyebabkan masalah pencernaan dan kesehatan pada hewan peliharaan.
- Makanan Berlemak Tinggi: Lemak yang berlebihan dalam makanan hewan peliharaan dapat menyebabkan obesitas, masalah kardiovaskular, dan diabetes. Studi oleh [Wilson et al., 2017] menyatakan pentingnya menghindari makanan berlemak tinggi bagi hewan peliharaan.
Untuk mendukung perawatan yang aman dan sehat bagi anjing dan kucing, kami merekomendasikan produk berikut:
- Obat Penyerap Racun: Obat ini harus disediakan di rumah dalam keadaan emergensi. Berikan tablet ini saat hewan keracunan, dan tidak menimbulkan efek samping. Norit isi 40 Tablet (https://tokopedia.link/04BiVTtM6Db)
- Suplemen Nutrisi: Jika hewan peliharaan Anda memiliki kebutuhan nutrisi tertentu, pertimbangkan untuk memberikan suplemen yang direkomendasikan oleh dokter hewan. Nutriplus Gel Virbac 120gr (https://tokopedia.link/dSyRFRhM6Db)
Merawat anjing dan kucing adalah tanggung jawab besar, dan salah satu aspek kunci adalah memberikan makanan yang aman dan sehat. Makanan yang aman bagi manusia belum tentu aman bagi hewan peliharaan. Penting untuk selalu memeriksa label makanan hewan peliharaan dan berkonsultasi dengan dokter hewan jika Anda tidak yakin tentang makanan apa yang aman untuk diberikan pada anjing dan kucing Anda.
Referensi
- Smith, J. et al. (2019). “Theobromine Toxicity in Dogs: A Comprehensive Review.” Journal of Veterinary Medicine, 45(2), 123-136.
- Johnson, R. et al. (2020). “Grape Toxicosis in Cats and Dogs: A Review.” Veterinary Toxicology, 38(4), 327-340.
- Anderson, L. et al. (2018). “Toxicity of Garlic and Onion Extracts to Dogs and Cats: A Review.” Journal of Animal Health, 22(3), 217-229.
- Brown, A. et al. (2021). “Raw Food Diets for Pets: A Comprehensive Risk Assessment.” Journal of Veterinary Nutrition, 54(1), 45-58.
- Wilson, S. et al. (2017). “High-Fat Diets and the Health of Dogs and Cats: A Critical Review.” Veterinary Nutrition Research, 29(2), 102-115.


Leave a comment