
DokterHewan.Org – Brunei Darussalam merupakan salah satu tujuan tempat bekerja yang diminati oleh dokter hewan Indonesia. Kualitas hidup yang lebih baik, gaji yang lebih tinggi hingga menambah wawasan baru merupakan salah-tiga alasan yang paling sering diutarakan. Sampai saat ini, sekitar empat puluhan dokter hewan Indonesia yang sudah berkarir di negara kesultanan ini (April 2023).
Dokter hewan Indonesia dapat berkarir di berbagai sektor. Pemerintahan, industri ternak hingga swasta merupakan sektor-sektor yang paling sering dijumpai. Untuk saat ini, sekitar 70% dokter hewan Indonesia bekerja di bidang hewan kecil (klinik hewan).
“Tidak semua bunga berbau harum” – Habyb Palyoga
Kolega dokter hewan yang ingin bekerja di Brunei, wajib melakukan riset sebelum tanda tangan kontrak. Riset ini dapat dicari di internet, bertanya kepada alumni, atau kepada kolega yang memiliki pengalaman bekerja di Brunei Darussalam. Oleh sebab itu, penulis akan mencoba memberikan gambaran bagaimana bekerja di Brunei Darussalam.
Kehidupan sosial

Brunei Darussalam merupakan negara kecil dan berpenduduk sedikit. Hal ini menjadikan negara kesultanan ini terkesan sepi dan tenang. Negara kaya ini menerapkan hukum syariah, artinya semua aturan bersumber dari agama Islam. Cara berpakaian harus selalu sopan dan ber-etika yang santun.
Negara ini menawarkan fasilitas hiburan yang terbatas. Brunei tidak memiliki tempat hiburan selayaknya kita di Indonesia. Karaoke dan bar tidak akan ditemui di negara kaya ini. Hal ini terkadang terkesan membosankan bagi pendatang baru, khususnya kolega dari Indonesia.
Namun, Brunei tidaklah semembosankan itu. Mereka menawarkan pengalaman yang berbeda. Kamu dapat menikmati alam secara gratis, baik dengan hiking, piknik di pantai dan lain sebagainya. Wisata religipun tidak kalah menarik, negara ini memiliki mesjid-mesjid yang indah serta memiliki histori yang sangat menarik untuk dipelajari. Brunei juga area bagi kamu yang suka makan. Mereka memiliki berbagai jenis pilihan makanan yang dapat kamu coba dan rasakan kenikmatannya.
Transportasi umum jarang ditemukan di Brunei. Mayoritas masyarakat setempat memiliki mobil sendiri. Hal ini menjadi kendala lain yang paling sering ditemukan oleh pekerja asing. Bus umum ada, namun jalur serta jadwalnya sangat terbatas. Oleh sebab itu, sebelum datang kesini kamu wajib mempertimbangkan ini. Apakah perusahaan tempatmu bekerja menyediakan fasilitas ini atau tidak.
Jadwal bus umum dapat dipantau menggunakan aplikasi SMOC (Apple/Android). Hal ini akan membantu kamu dalam memprediksi keberadaan bus. Selain bus, mereka juga memiliki aplikasi taksi online yang disebut DART RIDER (Apple/Android) (selayaknya GOJEK). Namun, aplikasi lokal ini tidak ramah di kantong orang Indonesia.
Lingkungan kerja

Lingkungan bekerja di Brunei akan sangat berbeda di setiap sektor. Namun, lebih kurang seperti di Indonesia. Rekan bekerja umumnya akan berbahasa Melayu (mayoritas), namun tidak sedikit berbahasa campuran (melayu dan inggris).
Bekerja di sektor pemerintahan umumnya menangani masalah kesehatan masyarakat, laboratorium dan isu-isu nasional lainnya. Mayoritas rekan kerja adalah orang lokal. Hari kerja senin – kamis serta sabtu, mulai dari jam 7:45 hingga 12.15 dan 2:30 hingga 16.30.
Sektor industri ternakan yang sering dijumpai yaitu industri ayam, ruminansia dan rumah potong hewan. Mayoritas rekan kerja adalah orang asing. Umumnya berbahasa Melayu dan atau Inggris. Hari kerja dapat berbeda, namun sebagian besar senin hingga jumat selayaknya di Indonesia. Tapi ada juga yang dapat cuti dijatah perbulan, tentunya ini akan dibicarakan saat wawancara atau tanda tangan kontrak. Selain itu, lokasi industri ternakan umumnya berada agak jauh dari kota. Tentunya hal ini layak menjadi pertimbangan.
Sektor swasta (mayoritas hewan kecil/klinik) memiliki lingkungan kerja yang berbeda disetiap lokasi. Umumnya menggunakan bahasa melayu, namun tidak sedikit yang berbahasa Inggris saja. Fasilitas klinikpun masih terbatas, jadi sebelum datang ke Brunei, hal ini harus ditanyakan terlebih dahulu agar tidak berekspektasi terlalu tinggi. Waktu bekerjapun bervariasi, namun secara garis besar memiliki jatah libur sekali dalam seminggu. Hari libur yang diperbolehkan pada weekdays dan tidak dibenarkan saat weekend. Setiap rekan kerja umumnya memiliki jadwal libur yang berbeda (tidak boleh sama).
Gaji dan Tunjangan

Upah bayaran yang diterima di Brunei Darussalam akan berbeda tergantung perusahaan tempat bekerja. Upah yang dibayarkan sangat bervariasi, ada yang mendapatkan serendah BND 500 hingga ribuan dollar perbulannya. Namun, saya menyarakan agar menerima tawaran gaji di atas BND 1000 bagi dokter hewan fresh graduate.
Selain gaji, tunjangan lainnya juga harus diperhatikan. Tunjangan rumah atau tempat tinggal, transportasi, bonus, makan, serta libur bergaji harus dibicarakan sebelum menandatangani kontrak. Umumnya semua pekerja asing akan mendapatkan tempat tinggal gratis, bonus overtime 1.5 – 2 kali dari gaji, bonus bedah (bagi klinik), dan liburan bergaji 14 hari dalam setahun. Tunjangan-tunjangan lainnya akan berbeda disetiap tempat dan lokasi bekerja.
Bagaimana cara mendapatkan pekerjaan di Brunei Darussalam?
Info lowongan kerja umumnya disebar di media sosial maupun disebarkan oleh dokter hewan yang bekerja di perusahaan tersebut. Penulis menyarakan agar kamu lebih aktif dalam mencari informasi.
Untuk pemerintahan, kamu dapat akses website resmi Pejabat Suruhjaya Perkhidmatan Awam (SPA) (klik disini).
Untuk lowongan kerja lainnya, kamu dapat akses di sesi lowongan kerja di blog ini. (klik disini).
Jika kamu ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaanmu di kolom kontak. (klik disini)
